InovasiTeknologi

Alat Peredam Sinyal Handphone disita, Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Bunuh Kreativitas Mahasiswa?

Milinialupdate.com – Disaat Kemendikbud “Nadiem Makarim” sedang berusaha membangkitkan semangat anak muda agar menjadi anak muda kreatif dan mampu menciptakan inovasi-inovasi terbaru, namun malah terjadi hal yang di anggap tidak mendukung semangat milenial dalam membangkitkan sebuah semangat untuk menjadi kreatif.

Baru-baru ini Mahasiswa UIN Ar-Raniry yang merupakan salah satu kampus ternama di Aceh di hebohkan dengan penyitaan sebuah alat yang bernama Islamic Jammer. Islamic Jammer merupakan sebuah karya mahasiswa yang pernah dipamerkan di stand UIN Ar-Raniry di ajang International Islamic Education Expo (IIEE) tahun 2017 lalu yang digelar di ICE BSD Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), Banten.

Islamic Jammer ini adalah sebuah alat yang berfungsi untuk meredamkan sinyal handphone didalam mesjid pada saat shalat berlangsung, alat ini juga telah di atur sesuai dengan jadwal shalat, ketika tiba waktu shalat maka alat ini akan aktif dan secara otomatis sinyal handphone akan hilang.

Tetapi pada akhir-akhir ini Islamic Jammer disita oleh Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio di Banda Aceh, sehingga membuat mahasiswa UIN Ar-Raniry kecewa dan beramai-ramai mendatangi Wakil Rektor III, guna memprotes tindakan Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas II Banda Aceh, yang menyita alat Islamic Jammer tersebut. Setelah aksi protes tersebut kemudian pihak kampus mendatangi kantor Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio sehingga terjadi debat yang begitu panjang dan pada akhirnya alat tersebut dikembalikan.

Budi Azhari atau Wakil Dekan III Fakultas Sains dan Teknologi UIN Ar-Raniry mengatakan “Setiap inovasi harusnya mendapat penghargaan dari pemerintah, bukan malah membunuh kreatifitas mahasiswa”.

 

Baca Juga :  Beredar Video Hoax Pengangkatan PNS Tenaga Honorer dan Tenaga Kontrak
Tags

Related Articles

Back to top button
Close
Close